(untuk mereka yang berjuang dijalan dakwah, yang tetap istiqomah, dengan segala kemampuan yang ia miliki. tanpa pernah mengeluh sedikitpun)
Inilah Jalan
KaMi
Wahai para mujahid,
Wahai para pejuang Dakwah…
Wahai setiap jiwa yang merindukan kejayaan..
Wahai kalian yang ikhlas berjuang dijalan dakwah…
Yakinlah…..
Akan datang suatu masa,
Dimana suatu janji akan menjadi kenyataan
Karena yang memberikan janji adalah Dia yang memiliki segalanya…
Apakah kalian masih ragu
Sedangkan…
kemenangan telah didepan mata..
Akankah kalian masih merasakan kesedihan
Akan kondisi kalian sekarang..
Atau dengan apa yang kalian dapatkan sekarang…
Padahal…
Kalian telah menapaki tangga-tangga kejayaan
Dan pintu gerbangnya telah tampak diujung m@ta…
Apakah kalian masih merasa takut…
Akan kecilnya kemapuan yang kalian miliki
Padahal….
Dia telah janjikan pertolongan
“barang Siapa yang menolong agama Allah maka Allah Akan menolongnya”
Apakah kalian masih belum yakin….
bersiaplah…..
menggantikan atau tergantikan
Merubah atau dirubah….
yang diwarnai atau terwarnai
wahai Para Mujahid
kalian adalah generasi terbaik
yang telah lama dinantikan….
tuk menuntaskan perubahan
tuk menegakkan panji-panji kejayaan
Ujung_m@ta, 14 juni 2008
GHADDUL BASHAR
“OBAT YANG PALING MANJUR TUK MENCEGAH PENYAKIT HATI”
“My inspiration”
Bingkai Kehidupan
Album : Tak Kenal Henti !!!
Munsyid : Shoutul Harokah
(Intro. Drum)
Ha hahaha hahaha hahaha
Haaa hahahaaa hahahaha hahahaha
Mengarungi samudra kehidupan,
Kita ibarat para pengembara
Hidup ini adalah perjuangan,
Tiada masa tuk berpangku tangan
Setiap tetes peluh dan darah,
Tak akan sirna ditelan masa
Segores luka di jalan Allah,
Kan menjadi saksi pengorbanan
Allohu ghoyatuna
Ar Rosulu qudwatuna
Al Qur?anu dusturuna
Al Jihadu sabiluna
Al Mautu fi sabilillah, asma amanina
Allah adalah tujuan kami,
Rasulullah teladan kami
Alqur?an pedoman hidup kami,
Jihad adalah jalan juang kami
Mati di jalan Allah adalah,
Cita-cita kami tertinggi
Mengarungi samudra kehidupan,
Kita ibarat para pengembara
Hidup ini adalah perjuangan,
Tiada masa tuk berpangku tangan
Setiap tetes peluh dan darah,
Tak akan sirna ditelan masa
Segores luka di jalan Allah,
Kan menjadi saksi pengorbanan
Allohu ghoyatuna
Ar Rosulu qudwatuna
Al Qur?anu dusturuna
Al Jihadu sabiluna
AlMautu fi sabilillah, asma amanina
Allah dalah tujuan kami,
Rasulullah teladan kami
Alqur?an pedoman hidup kami,
Jihad adalah jalan juang kami
Mati di jalan Allah adalah,
Cita-cita kami tertinggi
Cita-cita kami tertinggi
Ehmmmmmm……
sebagian Tulisan yang ada Di Halaman ini sengaja dibuat privat…(itung-itung bisa juga dijadikan flash dish yang bisa dibuka dimana-mana, tuk menyimpan data-data penting… abis kalau simpan di flash dish rawan kena virus udah itu gak terjamin ke”aman”annya)….
kalau mau Membacanya Silahkan Login Dulu ya….
(bagi yang udah tau passwordnya, awas ya kalau bukannya sembarangan….)
……
AKU MENATAP KEBELAKANG
MERENUNGI SETIAP TAPAK YANG TERTINGGAL
ADAKAH…
ATAU SEMUA ITU TELAH HILANG
TAPI AKU YAKIN,
TAK ADA YANG SIA-SIA
…..
Dari SMA saya emang suka nulis puisi (tapi puisinya puisi…. Ehm…. masih jahiliyah), semenjak kuliah udah agak kurang bikin puisi. Hanya terkadang saja, apabila emang udah ingin mencurahkan perasaan pada teman lama… (sekarang khan udah banyak punya saudara…)
dulu, bagi saya puisi merupakan curahan hati sekaligus motivasi plus tempat berkeluh kesah…
Sekarang bila membuka lembar demi lembar puisi yang tertulis, terkadang saya merakan kembali di saat menuliskan kata-kata yang dirangkai dengan berbagai macam bahan, ada kesedihan, bahagia, dll…
Dulu waktu masih SMA bisa dikatakan saya orang yang mudah untuk tersinggung, bisa dikatakan cowok yang rada cengeng..hii…mudah marah dan masih banyak dech.. alhamdulillah semenjak kuliah and mengenal yang namanya organisasi (dunia aktivis) semua itu udah agak berkurang…
Dari jauh
Berdiri menatap
Laut yang luas
Biru yang indah
Mendekat
Berdiri menetap
Gemuruh gelombang
Oh……hidup
Bagai laut tebentang luas.
(di sudut m@ta,16-11-04)
……………………………………………………………………………………………………………………..
LAYAR-LAYAR MALAM
Malam yang gelap.
Adakah angin bertiup membawa kabar
Tentang tulisan yang tak pernah terbaca
Tentang kata yang tersembunyi di balik kata
Suling –suling malam
Beribu bahasa, suka atau duka
Bersatu menjadi satu warna
Gelap
Satu jiwa berdiri
Di antara layar-layar malam
Menatap hampa gulita
Langkah-langkah mati
Mencari jalan
Diantara remang dan gelap
Adakah jalan untuk merintis langkah
Mencari tulisan yang tak pernah terbaca
Mencari kata yang tersembunyi dibalik kata
Di antar layar-layar malam
Malam yang gelap
Adakah angin bertiup menbawa kabar
Antara…
aku dan Dia.
(sudut m@ta, 15-11-04)

…………………………………………………………………………………………………………………..
PUISI KU
Puisi……..
hanya bermakna lebih bagi orang-orang yang memiliki perasaan yang halus.
Yang mengerti tentang hidup,tentang kehidupan, yang telah merasa bagaimana hidup, warna hidup, teka-teki hidup, yan di nyatakan, yang tersembunyi,yang di balut, yang membalut, yang di simpan, yang di sisihkan, yang di hiasi, yang di telantarkan, halus, kasar, manis, pahit, hitam, putih, suka, dduka, cinta kasih, benci…………………
Puisi……..
Deretan perasaan hati yang di tulis di bawah telapak tangan. Yang memiliki banyak makna, namun hanya memili satu makna, satu arti, satu ungkapan yang hanya di mengarti oleh sang penyair. Yang merubah perasaan menjadi kata. Menjadi kata yang memiliki satu makna. Yang tiap kata di balut dengan seratus kata atau di penggal setengah kata, terkadang di sulap, di lebur, di samarkan, di tukar. Hingga menjadi kata yang terdenbunyi di balik kata, pada deretan kata yang di pisah.
(sudut mata, 14-02-04)
Pintu langit
Satu kata
Kapan…
Langit akan kembali putih.
Cemerleng.
Satu kata
Bisu…
Goresan pena yang memudar.
Remang.
Satu kata
Letih
Kaki yang melangkah.
Menuju…
Pintu langit yang terbuka.
Satu kata.
Kembali.
Angin bertiup dari barat hendak ke timur.
Derap langkah
Sepi…
Satu kata
Salam.
Menyapa satu jiwa.
Berdiri siap menjemput
Siapkah…
(Pontianak,06-03-06)

Lepas
Mata menyusup ke dalam mata
Bwrtukar lepas
Berpaling
Menatap tertunduk
Lepas.
(ujung mata, Idul Fitri 1425 H)


Inilah Jalan
KaMi

Munsyid : Shoutul Harokah
(Intro. Drum)
Ha hahaha hahaha hahaha
Haaa hahahaaa hahahaha hahahaha
Mengarungi samudra kehidupan,
Kita ibarat para pengembara
Hidup ini adalah perjuangan,
Tiada masa tuk berpangku tangan
Setiap tetes peluh dan darah,
Tak akan sirna ditelan masa
Segores luka di jalan Allah,
Kan menjadi saksi pengorbanan
Allohu ghoyatuna
Ar Rosulu qudwatuna
Al Qur?anu dusturuna
Al Jihadu sabiluna
Al Mautu fi sabilillah, asma amanina
Allah adalah tujuan kami,
Rasulullah teladan kami
Alqur?an pedoman hidup kami,
Jihad adalah jalan juang kami
Mati di jalan Allah adalah,
Cita-cita kami tertinggi
Mengarungi samudra kehidupan,
Kita ibarat para pengembara
Hidup ini adalah perjuangan,
Tiada masa tuk berpangku tangan
Setiap tetes peluh dan darah,
Tak akan sirna ditelan masa
Segores luka di jalan Allah,
Kan menjadi saksi pengorbanan
Allohu ghoyatuna
Ar Rosulu qudwatuna
Al Qur?anu dusturuna
Al Jihadu sabiluna
AlMautu fi sabilillah, asma amanina
Allah dalah tujuan kami,
Rasulullah teladan kami
Alqur?an pedoman hidup kami,
Jihad adalah jalan juang kami
Mati di jalan Allah adalah,
Cita-cita kami tertinggi
Cita-cita kami tertinggi
dulu, bagi saya puisi merupakan curahan hati sekaligus motivasi plus tempat berkeluh kesah…






SALAM 2009 gal lama lagi nih….. tuk kader tarbawi jangan ampe ketinggalan ya……
Mudah-mudahan jak bisa ngikut…
maybe ini yang terakhir..
Kemana taon ni???
Berharap SALAM moga bukan hanya sekedar outbond, ketawa-ketiwi, senang2,materi,dll..tanpa ada dampak perubahan kematangan fikriyah dan mentalitas.