• Untuk Pejuang Dakwah

    Agustus08:

    Siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kalian sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambatkan untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kalian menggentarkan musuh Allah dan musuh kalian serta orang-orang selain mereka yang tidak kalian ketahui sedangkan Allah mengetahuinya. (QS al-Anfal [8]: 60).

  • Goresan Pena

  • ILMU SEJARAH DAN ILMU POLITIK

    A. ILMU SEJARAH (HISTORY)

    1. Pengertian Ilmu sejarah

    Secara kasar ilmu sejarah dapat dikatakan sebagai ilmu tentang peristiwa masa lampau. Ilmu sejarah dapat dibedakan dari ilmu sosial lainnya paling sedikit dalam tiga hal. Pertama, objek yang dipelajari terdiri dari peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa lampau. Semua peristiwa yang telah lampau dapat diartikan sebagai sejarah. Kedua, para ilmuwan sejarah menggunakan metode yang khusus dikembangkan untuk merekonstuksi peristiwa-peristiwa masa lampau. Ketiga, para ilmuwan sejarah mengandalkan dokumen, buku dan narasi lain sebagai sumber data dalam studi sejarah.

    Pandangan ilmuwan sejarah terhadap masa lampau dipengaruhi oleh ketersediaan bukti, subyektivitas pribadi dan tujuan penulisan sejarah yang dilakukan, masyarakat dan waktu di mana ilmuwan sejarah bersangkutan hidup dan melakukan penulisan sejarah. Walaupun sejarah sebagian besar terdiri dari tulisan-tulisan tentang peristiwa-peristiwa dari sudut pandang tertentu, tetapi sering kali dipandang sebagai suatu kebenaran tanpa dipertanyakan, dikritik atau dimodifikasi. Pernyataan sejarah, sebagaimana terdapat dalam dokumen, buku atau narasi lain sering kali dipandang sebagai fakta sejarah, padahal pernyataan sejarah dapat sangat berlainan dangan kenyataan peristiwa yang sesungguhnya.

    Para ilmuwan sejarah seringkali menghadapi pernyataan-pernyataan sejarah bertentangan satu dengan yang lainnya tentang satu peristiwa yang sama. Oleh karena sumber-sumber sejarah bertentangan satu bengan yang lainnya dan para ilmuwan sejarah tidak pernah dapat mengungkap semua informasi tentang sesuatu peristiwa, serta tidak mungkin menyajikan semua data yang tidak mereka temukan, maka mereka harus menggunakan seperangkat criteria untuk menseleksi data, dan dapat dikatakan bahwa fakta sejarah merupakan produk otak manusia.

    2. Masalah Metode dalam Ilmu Sejarah

    Dalam suatu disiplin ilmu konsep-konsep esensial, generalisasi dan teori dikembangkan dengan menerapkan dalam metode ilmiah, yakni metode yang memenuhi persyaratan antara lain: prosedur yang baku hingga dapat dipakai oleh banyak orang (ilmuwan). Defenisi yang tepat untuk konsep-konsep yang penting, prosedur pengumpulan data yang objektif, temuan yang dapat direproduksi (diulang), pendekatan yang sistematik dan kumulatif.

    Cara menginterprestasikan peristiwa kesejarahan pada masa lampau sangat bervariasi dari waktu ke waktu yang lain dan dari kebudayaan yang satu ke kebudayaan yang lain.

    Konsep,generalisasi dan teori dalam sejarah lebih sukar dikembangkan secara empiric dari pada dalam sosiologi, psikologi atau ilmu politik, karena keunikan dan keterbatasan metode kesejarahan. Namun demikian, tak ada satupun ilmuwan pada satu disiplin ilmu dapat memenuhi semua persyaratan metode ilmiah. Sejarah tetap merupakan ilmu karena ilmuwan sejarah selalu berusaha menggunakan metode penelitian ilmiah, walaupun mereka menggunakannya dengan gaya yang berbeda disbanding dengan ilmuwan lainnya, dan lebih tertarik pada peristiwa-peristiwa dan masalah-masalah unik. Suatu disiplin ilmu, termasuk ilmu sejarah, tersusun sejumlah komponen yang antara lain terdiri dari konsep-konsep esensial, gegeneralisasi dan teori yang merupakan dalam sejarah jati diri (khas) disiplin ilmu tersebut.

    Sejarah adalah bidang kajian yang benar-benar interdisiplin, karena tertarik pada semua aspek ingkah laku manusia pada masa lampau. Oleh karena itu angat sulit mengidentifikasi konsep-konsep yang khas dalam disiplin ilmu sejarah.

    4. Berberapa Konsep Kesejarahan

    Salah satu bagian penting dalam suatu disiplin ilmu sosial adalah sekumpulan konsep, generalisasi yang membentuk substansi suatu ilmu sosial. Berikut ini berberapa konsep esensial dalam ilmu sejarah yang penting untuk dipelajari

    1. Perubahan (Change)
    2. Pertentangan (Conflict)
    3. Revolusi
    4. Nasionalisme
    5. Peradaban (Civilization)
    6. Eksplorasi
    7. Bias kesejarahan (Historical bias)

    5. Generasisasi Kesejarahan

    Walaupun para ilmuwan sejarah serimg tidak sepakat dalam hal fakta dan interprestasi dan tidak mampu merekonstuksikan secara lengkap peristiwa masa lampau, namun mereka yakin bahwa cukup banyak kosensus dalam pernyataan-pernyataan sejarah yang dapat diperoleh untuk membuat generalisasi , setidaknya generalisasi tingkat rendah.

    Berikut ini berberapa contoh generalisasi kesejarahan;

    1. Dimanapun kelompok manusia hidup, disitu timbul pertentangan anatar individu, antar kelompok atau antar bangsa.
    2. Pandangan seorang ilmuwan sejarah tentang masa lampau dipengaruhi oleh ketersediaan bukti, bias pribadi, tujuan penulisan, kondisi masyarakat dan periode waktu dalam mana mereka hidup dan menulis.
    3. Orang Amerika yang pindah kearah Barat dari pantai timur pada abad ke 18-19 mengubah gaya hidup mereka untuk menyesuaikan tuntutan kehidupan friontier.

    B. ILMU POLITIK

    ………………………………

    ……………………

    C. Pendekatan pasca prilaku

    Pada pertengahan dasawarsa 1960-an timbul pendekatan behavioral (revolusi pasca prilaku) sebagai reaksi terhadap banyaknya masalah yang meresahkan masyarakat, yang tidak ditangani oleh para penganut pendekatan prilaku.

    D. Konsep, Generalisasi dan Teori Politik.

    a. Konsep-konsep dalam ilmu politik

    Pada bagian terdahulu telah diuraikan lima konsep esensial yang sekaligus merupakan unsure pokok dalam pengertian ilmu politik. Berikut ini diuraian lagi berberapa konsep esensial lainnya;

    politik

    Negara

    Kekuasaan

    Pembuat keputusan (Decision Making)

    Kebijaksanaan umum

    Distribusi dan Alokasi

    Kelompok Interest

    Sosialisasi Politik

    Kultur Politik

    b. Generalisasi dalam ilmu politik

    Berikut ini berberapa contoh generalisasi yang berkenaan dengan politik sebagaimana ditulis oleh Banks dan Clegg, Jr. (1977:344):

    (1). Didalam setap masyarakat dan lembaga, peraturan dan hukum tumbuh untuk mengendalikan tingkah laku para individu warganya; para individu biasanya mengalami salah satu jenis hukum apabila penguasa berhasil menangkap mereka karena melanggar hukum.

    (2). Para penguasa cenderung menolak setiap perubahan yang dirasakan akan mengurangi kekusaan dan pengaruh mereka.

    (3). Konflik timbul dalam suatu system politik apabila para individu atau kelompok mempunyai tujuan yang bersaing dan mengartikan hokum secara berlainan.

    c. Teori Politik

    Teori adalah generalisasi yang abstrak mengenai berberapa fenomena. Sedangkan yang dimaksud teori politik adalah bahasan dan generalisasi dari fenomena yang bersifat politik (Miriam Budiardjo, hal. 30). Dengan kata lain teori politik adalah bahasan dan renungan atas;

    a). Tujuan dari kegiatan politik

    b). Cara-cara mencapai tujuan

    c). Kemungkinan-kemungkinan yang timbul akibat situasi politik tertentu

    d). Kewajiban-kewajiban yang diakibatkan tujuan tersebut.

    Menurut Thomas P. Jenkin teori politik dibedakan menjadi dua yaitu:

    (1). Teori-teori Nornatif

    Kelompok teori ini mencakup semua teori yang mempunyai dasar moril dan menentukan norma-norma politik, yang termasuk dalam kelompok ini adalah;

    Filsafat politik (Political Philosophy)

    Teori Politik Sistematis (Sytematic Political Teory)

    Idiologi Politik (Political Idiology)

    (2). Teori-teori Fenomena

    Kelompok ini menggambarkan dan membahas fenomena dan fakta politik dengan tidak mempersoalkan norma-norma dan nilai.

    3 Tanggapan

    1. terimakasih atas info’a…
      btw klo bisa-literatur yg dipakai tertulis di dalam bacaan..
      dan otomatis intisari dari sebuah buku juga di tulis-biar lebih jelas..
      yanks b4

    2. terima kasih dengan adax infrmsi mllui sts ini shnga kmi bs dpt mnylsikn tgs kmi dngn baik dan bnr…….

      tp hrpn aq apbla di muat dlm jjrng internet klu bsa di perlengkapi dngan baik dan jelas lagi ya….

      “MAKASIH”

    3. makasih ya infonya sangat membantu sekali..

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: